Skip to main content

Seperti Apa Bisnis di Masa Depan Setelah Covid-19?

 Sebagian besar orang masih dikarantina sejak Covid-19. Namun, setelah Covid-19, perilaku masyarakat akan berubah dan kondisinya tidak akan pernah normal.


    Pikirkan atau riset kembali tentang Target yang mengumumkan ekspansi ke Canada dan membuat kesepakatan USD 1,8 miliar dolar sehingga dibuka pada Maret 2013 memiliki 133 toko, di mana Target membeli toko Zellers, toko ritel diskon.


    Supermarket lokal di Canada, T&T Supermarket yang menjual makanan utama Asia dan Walmart yang berekspansi di Canada muncul secara perlahan.



    Apa yang terjadi ketika toko lokal dibuka? = pelanggan tidak kembali ke Target lagi dan Target menutup 133 toko di Kanada pada 12 April 2015.


    Sama halnya dengan virus korona atau "krisis". Kejadian ini sama dengan Target di Kanada. Ketika ada virus korona, orang tinggal di rumah atau menjaga jarak untuk berpergian jika ada kebutuhan tertentu.


    Dengan masa Covid-19 sampai masa new normal, konsumen mengalami banyak perubahan =
  • Orang pergi ke acara atau selalu terbang untuk melakukan bisnis (cara konvensional) telah mengubah atau memaksa mereka untuk menggunakan alat online seperti Zoom atau Microsoft Teams. Hasilnya? = orang merasa luar biasa karena bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa travelling ke luar kota atau ke luar negri.
  • Siswa, yang pergi ke sekolah mereka setiap hari belajar alat online dan mereka dapat menghemat lebih banyak waktu dan tidak harus pergi ke sekolah dan masih dapat belajar sebanyak mungkin dari rumah
  • Gojek atau Uber atau Grab. Sebelum virus korona, mungkin anda tidak pernah mencoba GoSend atau Uber Delivery atau Grab Food atau Grab Delivery, dan kemudian Covid-19 menyerang orang dan dipaksa untuk menggunakan aplikasi tersebut. Hasilnya, banyak orang cukup nyaman dan mudah menggunakannya.

 

Dari sisi opini, mungkin setelah Covid-19 selesai, akan ada 2 kelompok =

  • Sebuah kelompok yang ingin keluar dan menghabiskan waktu dan uang mereka (hiburan) dan bepergian yang akan naik atau mengalami booming, tetapi banyak industri akan berubah secara drastis.

        (Ex = Anda memiliki restoran dan Anda tidak akan melakukan bisnis dengan cara yang sama karena Anda hampir gulung tikar. Mungkin Anda perlu mengelola meja dengan peralatan medis atau berganti ke restoran yang memasok ke Gojek Network untuk pengiriman makanan (pindah ke Ghost Kitchen).


  • Kelompok yang sama sekali tidak siap
    (ex = SARS di Guangdong, Cina pada Tahun 2002-2004 dan berdampak ke Hongkong. Setelah kejadian itu, orang-orang di Hongkong dan sebagian besar orang di dunia masih memakai masker dan sudah beradaptasi menjadi kebiasaan baru dan itu membuat orang lebih takut sehingga perusahaan asuransi booming (Prudential, USAA, Allianz, Allstate)).


    Jika orang masih berpikir "jangan khawatir, semuanya akan kembali normal", lupakan karena keadaan tidak akan kembali normal dan akan menuju “new normal”.

    Dalam dunia bisnis sekitar 5-10 tahun nanti, mungkin akan ada peralatan Virtual Reality (VR) yang menghubungkan dan ditampilkan dari rumah dan anda akan berinteraksi dengan banyak karyawan, pebisnis, wiraniaga dengan RFT (Request For Tender atau Permintaan Penawaran), bahkan wirausaha atau motivator. Dari area tersebut, mereka akan menukar produk dan layanan mereka dengan nilai-nilai mereka.

    Peluang, uang, pekerjaan untuk semua orang, termasuk orang muda akan online karena Covid-19 mempercepat kecepatan proses semua aspek dalam kehidupan.

Comments